Magetan. Warga dikagetkan dengan temuan pria yang gantung diri di
bawah Jembatan Ngujur, tepatnya di wilayah Desa Gorang-gareng, Kecamatan
Nguntoronadi, Kabupaten Magetan. Identitas
diketahui orang gantung diri di bawah jembatan Ngujur Desa Goranggareng kec.
Nguntoronadi, Magetan An. TARMANTO, Madiun 24 Juni 1980, Islam, Wiraswasta,
Ds.Tulung Rt 01 Rw 02 Kec.Kawedanan Magetan
Pada Saat Babinsa Serka Tono mengetahui
orang gantung diri dibawah jembatan yang disaksikan oleh warga Sholikun, Magetan 21 Pebruari 1972, Islam,
Modin, Ds.Goranggareng Rt 08 Rw 02 Kec.Nguntoronadi Kab.Magetan. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh
korban, diduga meninggal karena bunuh diri dengan cara gantung diri,” terang babinsa
Desa gorang-gareng Nguntoronadi Serma Agus, Senin (2/7/2018).
Setelah mendapatkan laporan dari
masyarakat, Babinsa gorang gareng Serma
Agus melapor ke Komando tas dan Polsek Ngutoronadi utuk olah TKP, hadir dalam
olah TKP Danpos Nguntoronadi Peltu Mahbub Efendi, Kapolsek Nguntoronadi AKP
Tirto Atmoyo, Ka spk Polres Magetan,Piket Ident dan Ur Dokkes Polres Magetan, Ka
Spk Polsek Nguntoronadi, Kanit Reskrim Polsek Nguntoronadi dan anggota, Kanit
Intelkam Polsek Nguntoronadi, Dokter dan perawat Pukesmas Goranggareng, kemudian melakukan identifikasi dan olah TKP
di lokasi kejadian. Dari proses identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda bekas
penganiayan. “Korban murni gantung diri, setelah dilakukan autopsi, korban
langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dikuburkan,” tandasnya.
Menurut keterangan dari keluarga
dan tokoh masyarakat, korban menderita sakit menahun yang tidak kunjung sembuh.
Korban juga sering mengeluh kepada istrinya atas sakit yang ia derita. (tsr)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar